Beranda » 2014 » Juni

Monthly Archives: Juni 2014

Ramadhan Mubarak

ramadhan lucu

Alhamdulillah Allah SWT masih mengizinkan kita untuk berjumpa kembali di bulan Ramadhan tahun ini.Walaupun pada tahun ini masih terdapat perbedaan tentang penetapan awal Ramadhan ,namun hal tersebut tak perlu terlalu dipermasalahkan.

Hendaknya bulan Ramadhan ini kita jadikan sebagai bulan untuk mentarbiyah diri ,pasang target ,mengisinya dengan hal-hal yang bermanfaat ,hindari perkara sia-sia,dan sibukkan diri dengan tilawah ,sedekah dan hal-hal yang bisa mendekatkan diri dengan sang Khalik.

Bukankah sudah kita ketahui bahwa pada bulan Ramadhan ,amalan yang kita kerjakan akan dilipatgandakan ?Marilah sama-sama kita pacu diri.Semangat

 

Iklan

Bulan Ramadhan

Sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci ramadhan.Telah kita ketahui bersama bahwa bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa . Menyambut bulan ramdahan saja dengan perasaan yang gembira sudah mendapatkan pahala yang sangat besar.Berikut kami sampaikan keutamaan bulan Ramadhan.

rambu-puasa

1. Mendapatkan Surga Ar-Rayn

Surga ini khusus diberikan kepada orang-orang yang berpuasa.Dalam Haditsnya Rasulullah SAW besabda

Pintu Rayyan hanya diperuntukkan bagi orang-orang berpuasa, bukan untuk lainnya. Bila pintu tersebut sudah dimasuki oleh seluruh rombongan ahli puasa Ramadhan, maka tak ada lagi yang boleh masuk ke dalamnya.” (HR. Ahmad dan Bukhari-Muslim)

oleh sebab itu ,penting bagi kita untuk senantiasa menjaga Puasa kita ,Hindari hal-hal yang dapat membatalkan puasa,memakruhkan dan sebagainya .Dan yang paling penting niatkan semata-mata untuk mengharapkan ridha Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda

“Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Hadits Muttafaq alaih).

2. Benteng yang kokoh dari Api Neraka

Bulan ramadhan merupakan bulan penuh ampunan,dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabda

Puasa (Ramadhan) merupakan perisai dan benteng yang kokoh dari siksa api neraka.” (HR. Ahmad dan Al Baihaqi)

pada bulan ini amalan yang kita kerjakan akan berlipat-lipat.Maka hendaknya kita pacu diri kita untuk memaksimalkan betul bulan Ramadhan, dengan hal-hal yang bisa mendekatkan kita dengan Allah ,hindari perkara sia-sia

3. Bau Mulut Orang Yang berpuasa Seperti Bau Minyak Kasturi

Bagi orang yang minder ketika berpuasa  karna bau muluntya jangan khawatir karna dalam sebuah hadits Rasulullah SAW besabda :

“Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.’” (HR. Muslim no. 1151)

4. Mendapatkan dua kebahagiaan

Rasulullah SAW bersabda :Orang yang berpuasa mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika bertemuu dengan Allah (H.R Muslim )

Orang yang berpuasa dalam santapan bukanya meluapkan rasa syukurnya di mana bersyukur termasuk salah satu ibadah dan dzikir.

Syukur yang terungkap dalam kebahagiaan karena telah diberi kemampuan oleh Allah untuk menyempurnakan puasa di hari tersebut sekaligus berbahagia atas janji pahala yang besar dari-Nya.

 

5. Terhindar dari segala macam penyakit

Puasa telah dijadikan oleh Allah sebagai medan untuk menempa kesehatan dan kesembuhan dari beragam penyakit. “Berpuasalah kalian, niscaya kalian akan sehat.” (HR. Ibnu Sunni dan Abu Nu`aim).

Abuya menegaskan bahwa rahasia kesehatan di balik ibadah puasa adalah bahwa puasa menempa tubuh kita untuk melumatkan racun-racun yang mengendap dalam tubuh dan mengosongkan materi-materi kotor lainnya dari dalam tubuh.

Puasa ialah fasilitas kesehatan bagi seorang hamba guna meningkatkan kadar ketakwaan yang merupakan tujuan utama puasa itu sendiri. “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (Qs. Al Baqarah: 183).

itulah beberapa hikmah berpuasa ,sebenarnya masih banyak lagi keuntungan-keuntungan yang lain yang kita dapatkan ,oleh sebab itu marilah kita luruskan niat, motivasi diri ,dan benar-benar mempersiapkan diri baik-baik dalam menyambut bulan ramdhan ,pasang target [dan bulatkan tekad dalam mecapai target kita .Wallahu a’lam.

Surah Al-Kahfi dan Akhir Zaman

surahkahfi

Anda pasti pernah membaca surat Al-Kahfi. Ini adalah salah satu surat yang disabdakan Nabi sebagai salah satu surat yang apabila dibaca maka akan dijaga dari fitnah Dajjal.

Menjelang akhir zaman, fitnah akan datang bak air bah..
sehingga perlu ada usaha untuk menjaga IMAN ini dari terpaan dan sapuan ombak kemaksiatan. Sebagaimana Usaha Para Pemuda yang dikenal sebagai Ashabul Kahfi untuk menjaga IMAN mereka, maka mereka pun hijrah meninggalkan tempat tinggal yang mereka cintai serta jabatan mereka sebagai orang-orang yang dekat dengan penguasa. Mereka tinggalkan dan mendiami atau lebih tepatnya mengkarantina diri mereka di dalam gua. Dimana Allah dengan segala kekuasaannya pun kemudian memberikan pertolongan kepada mereka dengan menidurkan mereka selama 309 tahun.

Rasulullah sebelum menerima wahyu kenabian, Nabi pun mempraktikkan hal itu. Dimana ditengah suasana maksiat yang merajalela di tanah arab, maka Rasulullah memutuskan untuk bertahannuts atau mengasingkan diri selama sebulan ke Gua Hiro. Hal itu Nabi lakukan selama 3 tahun berturut-turut. Sehingga berdasarkan hal itu, maka mengapa Baginda Rasululloh Shallollohu ‘alaihi wasallam begitu menekankan umatnya untuk membaca (baca: mengamalkan Surat AL-Kahfi ) dengan mengamalkan salah satu metode ampuh untuk menangkal fitnah di akhir zaman adalah salah satunya dengan meng-karantina diri dari Fitnah yang sudah mengepung dari seluruh aspek.
Kalau dahulu, Ashabul Kahfi mengkarantina diri di Gua, begitupula Rasulullah. Maka Umat akhir zaman pun mesti ikut dengan metode mereka agar selamat dari Fitnah akhir zaman terutama fitnah Dajjal.

Dan tempat Karantina di akhir zaman yang terbaik untuk IMAN adalah di Masjid.
Dan di Masjid pun bukan hanya untuk beribadah saja. Karena hal itu belum menjadikan pertolongan Allah akan diturunkan kepada kita.
Namun meski kita membuat amalan sebagaimana amalan Masjid Nabawi saat Baginda Rasulullah Shallollohu ‘alaihi wasallaam masih hidup yakni amalan Dakwah Ilalloh ( Dakwah mengajak taat kepada Allah ), Ta’lim wa ta’allum ( Belajar Agama dan Saling mengajarkan ), Dzikir dan Ibadah, Khidmat.
Dimana apabila disuatu kampung kita membuat amalan Masjid sebagaimana amalan Masjid Nabawi, masjid kita yang notabene merupakan anak atau cabang dari Masjid Nabawi maka akan terhindar dari fitnah Dajjal.
Sebagaimana sabda Baginda Nabi Muhammad Shallollohu ‘alaihi wasallam yaitu Anas bin Malik r.a. mengatakan bahwa Nabi saw bersabda yang artinya :

Tidak ada suatu negeri kecuali akan dimasuki oleh Dajjal selain kota Mekah dan Madinah yang setiap pintu gerbangnya ada malaikat-malaikat yang berbaris menjaganya, (maka Dajal dan wabah tha’un tidak akan dapat mendekatinya insya Allah 8/103), (dan dalam satu riwayat: Dajal datang sehingga turun di sudut kota Madinah 8/102). Kemudian Madinah menggoncang penghuninya tiga kali. Sehingga, Allah mengeluarkan seluruh orang kafir dan munafik.”
[Shahih Bukhari]

Maka dengan kita membuat amalan ini di masjid kampung kita, lalu berkorban dengan harta diri dan waktu kita untuk bergerak secara berjama’ah untuk menghidupkan amalan ini di Masjid kampung tetangga. Atau jika diberikan keleluasaan dan kesempatan oleh Allah untuk bergerak ke seluruh alam maka kita pun mesti bergerak untuk menghidupkan seluruh Masjid di Seluruh Dunia. Sehingga dengan Usaha Dakwah dengan titik berat pada Kemakmuran Masjid dengan Amalan Masjid Nabawi akan menyebabkan perubahan besar yang membantu mempercepat turunnya pertolongan Allah serta hidayah. Sehingga di seluruh dunia akan tercipta kedamaian dan ketenangan serta kemakmuran yang tidak pernah terjadi sebelumnya.

Oleh sebab itu, mari kita sama-sama memakmurkan masjid kita, masjid tetangga lalu kita bergerak juga untuk memakmurkan Masjid-masjid di seluruh Dunia. Kita ajak keluarga kita terlibat dalam Usaha Agama ini.
Agar keridloan dan maghfiroh Allah kita dapatkan. Insya Allah.
Wallahu a’lam.

Dakwah Hati

Insya Allah dakwah ini akan kembali lagi ke asalnya yakni Madina al Munawwarah ,seperti ular yang akan kembali ke sarangnya ,Wallahu a’lam.Metode dakwah yang dahulu dikerjakan oleh baginda nabi Muhammad SAW ,yakni mengajak manusia taat kepada Allah ,sudah dianggap asing oleh orang Islam pada umumnya.

1. Pengalaman Jemaah Khuruj

Satu jemaah di dalam perjalanan khuruj ke United Kingdom, pesawat berhenti (sementara) di lapangan terbang Moscow, Rusia. Seorang daripada kami diputuskan untuk melaungkan azan dan seorang lagi menjadi imam setelah kami bermesyuarat. Selepas menyempurnakan solat, kami melihat Imam Masjidil Haram, Sheikh Abdur Rahman as Sudais turut bersama-sama kami di dalam solat itu.

Sheikh telah meletakkan tangannya di bahu kami dan berkata, “Antum min Jama’atid Da’wah?” (Adakah anda semua daripada jemaah da’wah?’) Kami menjawab, “Alhamdulillah, kami sedang berada di jalan Allah, dan kami berhenti di sini buat sementara waktu (transit ke UK).”

Sheikh senyum kepada kami dan berdoa dan berkata; “Di dalam dunia ini yang penuh dengan kemungkaran, tiada jemaah yang dilihat membawa kebaikan seperti kamu semua lakukan.”

Allah Swt telah memberi Sheikh kecintaan kepada kami, sehingga beliau telah memberi kad nama beliau kepada kami dan berkata, “Bila-bila sahaja kamu datang ke Mekah untuk Haji, umrah atau apa sahaja, temuilah saya.”

Selepas beberapa lama daripada peristiwa itu, beberapa orang daripada jemaah itu pergi ke Mekah. Mereka hendak berjumpa dengan Sheikh tetapi pengawal keselamatan telah menghalang mereka. Namun, selepas menunjukkan kad yang diberi oleh Sheikh, mereka membenarkan jemaah itu berjumpa dengan Sheikh.

Sheikh Abdur Rahman as Sudais memeluk mereka dan mengalu-alukan ketibaan jemaah itu, dan memperkenalkan jemaah dengan ulama-ulama besar di sana dan berkata, “Kami adalah Imam-Imam bagi dunia ini dan mereka (jemaah itu) adalah Imam kami, kami pernah bersolat di belakang mereka.”

2. Pengalaman  Mimpi

Pada suatu malam, Sheikh Abdur Rahman Sudais, Imam Masjidil Haram melihat Rasulullah s.a.w di dalam mimpinya. Di dalam mimpinya itu, satu jenazah sedang diangkat dan Rasulullah s.a.w sedang menunggu jenazah itu. Sheikh Sudais bertanya jenazah siapakah itu, dan Rasulullah s.a.w berkata kepadanya bahawa jenazah itu adalah jenazah Umar Palampuri daripada al-Hind (benua India).

Selepas bangkit daripada tidurnya, Sheikh Sudais mencari-cari siapakah Umar Palampuri dan mendapat tahu bahawa Umar Palampuri adalah seorang Maulana besar di dalam Jemaah Tabligh dan baru sahaja meninggal dunia. Kemudian, beliau menulis satu surat takziah kepada anak Maulana Umar Palampuri, Maulana Yunus, di mana beliau telah meriwayatkan mimpi beliau itu.

Maulana Yunus Palampuri kemudiannya telah membaca surat daripada Sheikh Sudais kepada saudara-saudara Arab yang berada di perhimpunan di Nizamuddin, Delhi. Salah seorang daripada saudara Arab yang hadir di perhimpunan itu meriwayatkan kisah ini kepada bapa saya, dan daripada saya kini telah sampai kepada kamu sekalian.

Perkembangan Hafalan

Pekan ini hafalan sangat kacau ,dan tidak ada penambahan sama sekali ,aktivitas di kantor dan di mesjid membuat  kelabakan dan kurang bisa mengatur waktu dengan baik,pekan ini hanya diisi dengan muraja’ah beberapa lembar hafalan .Saya terus berusaha meningkatkan hafalan, semangat dan memperbaharuinya ,saya yakin dengan kemampuanku, insyaAllah sebelum saya wafat saya akan menghafalkan Al-Qur’an ,entah itu 5 tahun ,10 tahun , bahkan 20 tahun kedepan.Saya harus berpikir kedepan menerawang kehidupan yang akan saya jalani kedepanya ,saya tidak ingin waktuku yang hanya sangat sedikit ini membuat saya lalai dari mengingat dan beribadah kepadaNya.Dilalaikan dengan kehidupan keduniaan yang hanya sangat singkat ini yang bisa membuat kita lupa dengan kehidupan setelah mati,harta ,tahta dan wanita ,heheh.

Saya sangat termotivasi dengan kata-kata seorang dokter yang berasal dari Mesir, Dr.Raghib As Sirjani ,saya salah seorang penggemar beliau.dengan segala kesibukan yang beliau miliki,dia mampu menghafalkan Al-Qur’an  ,Beliau berkata ‘Ketika kita berhasil menghilangkan “penghalang” yang sebenarnya kitabuat sendiri ,yang sesungguhnya hanyalah ilusi.Keinginan untuk menjadi seorang hafizh Al-Qur’an pun menjadi kenyataan “,subhanalallah sungguh maknanya sangat dalam.Saya juga pernah mendengar salah seorang dari teman saya berkata ,’tidak ada cita-cita yang terlalu tinggi ,yang ada hanyalah usaha yang tidak sebanding dengan cita-cita’.Sepertinya memang benar ,jika kita mengintrospelsi diri,ketika kita menginginkan sesuatu,

%d blogger menyukai ini: