Beranda » Perjalanan Menuju Generasi Qur'ani » Jauh dimata dekat di hati

Jauh dimata dekat di hati

tumblr_nm5d2vPSUO1sdmvs1o1_400

Usia kehamilan istri saya telah menginjak 5 bulan, alhamdulillah atas segala nikmat yang telah Allah berikan,semoga istri dan calon anak saya tetap sehat walaafiat hingga proses persalinanya nanti.Tak terasa  sudah sebulan lamanya kami berpisah ,kalau bahasa Bugisnya Long Distance Marriage,hehe.Saat ini istri masih dalam tugas  didaerah Luwu Utara,dan saya sendiri di Surabaya,tetapi walaupun jarak memisahkan beribu-ribu kilometer namun jiwa kami masih tetap dekat,kalau istilah gaulnya jauh dimata dekat dihati.Yah, namanya juga hidup di dunia pasti ada ujian ,dan setiap orang memiliki ujian yang berbeda-beda.

Beberapa hari yang lalu istri saya menelfon ,kami bercerita banyak hal,diantara banyak hal yang kami bicarakan ada kejadian yang membuat saya lega sekaligus bersyukur.Kejadianya seperti ini,biasanya saya selalu mengingatkan istri saya untuk shalat tepat waktu,namun karna intensitas pertemuan dan kesibukan masing-masing jadinya saya kadang hanya bisa mengontrol dan mengingatkan lewat telpon.Tetapi kata istri saya, kalau belum shalat kadang bayinya nendang-nendang bede,yah syukurlah ada yang bantu mengingatkan. Semoga senantiasa sehat selalu nak.Hadiah pertama yang kau berikan kepada kami adalah ketika ibumu positif hamil.Semoga senantiasa sehat di rahim ibumu hingga pada akhirnya bisa lahir kedunia ini dengan selamat.Allahumma aamiin.

 

 

Iklan

2 Komentar

  1. syahrizal berkata:

    yaskur ji.. jadi 5 tahun di surabaya ini bos?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: